berBAgi, Inovatif, Kreatif, distriBUtif, reaLIstis, kRitis

Pages

Friday, November 21, 2014

How To Be A Good Public Speaker

            Banyak dari kita ingin bisa jadi good public speaking di suatu moment atau acara. Mungkin banyak yang bertanya-tanya gimana sih caranya biar bisa ngomong didepan banyak audiens dengan bagus. Seperti para MC-MC di tv ataupun di acara-acara formal maupun non-formal. Apakah mereka belajar sebelumnya biar bisa ngomong didepan banyak orang ? Sepertinya sih tidak belajar layaknya belajar di suatu penjara kreativitas.

Namin AB Ibnu Solihin, sewaktu seminar Menulis Kreatif



            Ditulisan kali ini, gue akan sedikit sharing ke para readers gue tentang gimana sih jadi good public speaker. Okeh biar gak kelamaan, langsung aja checkidot yuk...
            Pertama, sebelum  kita mulai untuk berbicara didepan banyak audiens, ada baiknya kita melakukan beberapa hal :
1.      Beforehand
·         Kuasai Materi
Menguasai materi yang ingin disampaikan didepan orang banyak merupakan hal wajib dan penting, karena tanpa adanya persiapan materi, tidak akan tidak mungkin bisa lancar selama menjadi pembicara.
·         Mental Fisik
Hal ini tentu juga turut untuk  diperhatikan. Jika kondisi badan kita sedang tidak vit atau kurang enak badan, pasti akan sangat mengganggu saat kita berbicara didepan banyak orang. Jaga kesehatan jauh-jauh hari jika kita diminta/menjadi pembicara didepan.
·         Knowing Your Audience and Place


Kenapa kita harus mengetahui para peserta dan tempat ? Jika kita berbicara didepan orang yang berusia diatas kita, pastinya kita juga harus bisa menyusun dan mengeluarkan susunan kalimat dan kata yang sesuai dengan umur mereka. Berbeda dengan bila kita berbicara didepan orang yang usianya dibawah umur kita. Tidak mungkin kita berbicara didepan menggunakan diksi kalimat yang menurut mereka asing. Bisa saja nanti malah jadi missed comunication jadinya. Begitupun juga tempat. Jika tempatnya cukup ramai, alangkah baiknya intonasi dan nada suara kita besarkan volumenya. Karena kalo suara kita kalah dengan suara yang ada disekitar tempat, bisa saja para audience malah tidak memperhatikan apa yang kita utarakan.
·         Pakaian
Pakaian/dresscode juga tak kala penting jika ingin menjadi good public speaker. Seseorang itu pasti dinilai baik atau tidaknya dari pakaian yang dia pakai. Kalo kita yang ingin jadi pembicara didepan umum, pakailah pakaian/dresscode yang baik dan sopan. Supaya pada saat awal kita tampil, ada daya kesan dan daya tarik tersendiri dari audience. Hal ini juga bisa menjadi penilaian tersendiri dari audiens.
·         Time
Tentu saja kita tidak mungkin terus-menerus berbicara didepan umum berjam-jam. Waktu juga harus kita perhatikan, hal ini penting karena untuk mengantisipasi audien agar tidak bosan.
·         Perkiraan Pertanyaan
Biasanya setelah ada seorang pembicara, diakhir pasti ada beberapa pertanyaan yang ditujukan kepada pembicara. Tentunya kita harus bisa memperkirakan berapa pertanyaan yang harus disampaikan. Disamping menghemat waktu, hal ini juga bisa untuk mengantisipasi kita bilang kita tidak bisa atau bingung menjawabnya.
·         Konten Isi
Komposisi dari pembicaraan kita sangatlah penting. Walaupun penampilan kita, mimik muka, dan lainnya bagus, tapi jika komposisi dari apa yang dibicirakan tidak menarik, bisa saja  para audiens cepat bosan. Kita bisa saja seperti berbicara dengan batu kerikil.
·         Latihan + Doa
Segala sesuatu pasti butuh latihan dan doa. Tanpa keduanya, tidaklah mungkin seorang pembicara bisa banyak berbicara didepan khalayak umum.
2.      Delivery
·         Introduce Your Self
·         Sedikit jargon yang menarik para audience dan salam
·         Gaining Attention (Silent, Pertanyaan Kontradiktip, Looking Around, Make Some Noise, Cari Sensasi)
Dalam suatu acara pastinya seorang pembicara menginginkan untuk  mendapatkan perhatian dari para audiensnya. Bisa dimulai dengan berdiam sejenak supaya para audiens ikut diam. Memulai dengan memberi sedikit pertanyaan kontradiktip seperti, “siapa yang tau...”, “sebelumnya apa sudah ada yang tau kalau...” dan lainnya. Kita juga bisa melihat sekeliling kita untuk memastikan waktu yang tepat untuk kita mulai bicara. Sedikit mencari sensasi juga bisa dilakukan untuk menarik perhatian audience. Seperti membuat suatu suara misalnya.
3.      Two Minutes Is Very Precious
4.      Buka Pidato :
·         Assection
·         Reason
·         Evidence
·         Linkback
5.      Knowing Your Audience -> Make Question
6.      Closing -> Kesan baik dan cool biar bisa dibawa terima serta dibawa pulang audience

Dengan adanya niat dan kemauan dalam diri kita untuk bisa berbicara didepan khalayak umum, pasti kita bisa untuk melakukannya. Banyak latihan, melihat dan memperhatikan cara para pembicara yang sudah handal, berani untuk mencoba, dan berdoa merupakan satu-satunya cara jika kita ingin menjadi Good Public Speaker. Jika mereka saja bisa, kenapa kita tidak. Kita bisa buktikan kalo kita bisa menjadi seperti mereka. Alangkah lebih bagunya lagi, lebih baik dari mereka. So, segala sesuatu itu berdasarkan niat dan kemauan kita untuk mencoba.
Go... Go... Go... Keep became a good public speaker

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Follow Me on Twitter