berBAgi, Inovatif, Kreatif, distriBUtif, reaLIstis, kRitis

Pages

Wednesday, December 24, 2014

Try Out 1 Ujian Nasional MAN 8 Jakarta

            Kamis dan Jum’at menjadi saksi bisu ketika gue ngawas Try Out di sebuah sekolah. Sekolah kali ini adalah sebuah Madrasah di daerah Cakung, Jakarta Timur. Terpilihlah Madrasah Aliyah Negeri 8 Cakung, Jakarta Timur sebagai tempat untuk gue ngawas TO. Gue diajak ngawas sama tutor gue sewaktu gue bimbel dulu. Sebenarnya dimulai dari hari Rabu, tapi dia mengamanahkan gue di hari Kamis dan Jum’at, jadi gue mengiyakan saja.

            Langsung aja biar tidak kelamaan, gue mulai dari  hari pertama sewaktu gue ngawas disana. Sebelumnya gue belum pernah ke MAN 8. Untungnya aja ada temen tutor gue buat bareng kesana, jadi rasa kekhawatiran gue kesana mulai terbawa angin. Sebut saja dia ka Ubay. Gue dengan ka Ubay sepakat untuk ketemu didepan pom bensin didekat daerah rumah gue. Tidak seperti biasanya, malamnya, sehari sebelum hari Kamis, gue tidur lebih cepat dari biasanya. Sengaja melakukan hal itu biar gue tidak kesiangan besok paginya. Alhasil paginya gue bisa bangun lebih cepat dari biasanya (sejujurnya ini kurang begitu penting buat gue ceritain haha).
Langsung sajalah gue ke topicnya.
Ketemulah gue dengan ka Ubay ditempat gue sepakati tadi. Dan kami pun melanjutkan perjalanan ke tkp agar tidak memakan waktu lama.
Beberapa lama kemudian, kita pun tiba di MAN 8. Lalu kita memparkirkan kendaraan kita masing-masing. Kebetulan ada parkir khusus tamu(berarti secara logika gue dan kawan-kawan merupakan tamu disini).
            Kita langsung ke kelas dimana semua dipersiapkan terlebih dahulu. Dimulai dari menyusun dan memasukan soal ke dalam maing-masing map, sistematis jalannya Try Out, dan pembagian kelas untuk ngawas. Kedapatan lah gue untuk mengawas di kelas pertama disini, yaitu kelas XII IPS 2. Seperti diawal gue bilanng tadi, gue belum  pernah kesini  sebelumnya, jadi tidak salah jika gue melontarkan pertanyaan, “XII IPS 2 dimana ya ?” langsung saja ka Ubay memberi tahu gue sambil jalan ke kelas dia. Begitu juga dengan yang lainnya.
            Tibalah gue di kelas pertama yang jadi sasaran untuk gue awasin. Lazimnya siswa-siswi kelas XII, walaupun bel masuk sudah dideringkan, masih saja ada sementara siswa  yanng masih bergentayangan diluar kelas. Dengan sok-sok tegas gue menyuruh mereka untuk  masuk ke kelas. Gue mengira mereka tidak akan menuruti apa yang gue katakan, ternyata mereka menuruti. Hal ini terlihat jelas karena beberapa faktor. Pertama, karena sekolah sudah menjadwalkan untuk Try Out, kedua, karena gue membawa map dan keliatan seperti pengawas muda nan tampan, ketiga, karena kesadaran mereka akan siswa di sekolah, yang bila mendengar bel masuk haruslah masuk ke kelas.
            Setelah semua siswa XII IPS 2 masuk, Try Out pun langsung dimulai. Sebelumnya, gue memerintahkan mereka untuk meletakkan dan menaruh tas beserta isinya kedepan kelas. Diatas meja hanya dibolehkan peralatan tulis, papan dan kartu peserta. Dengan penuh antusias, merekapun mengikuti intruksi yang gue berikan. Lalu supaya dalam pengerjaan Try Out berjalan dengan lancar dan diberi kemudahan, pembiasaan untuk berdoa dan memberi salam juga tidak kalah penting. Tidak seperti di sekolah gue sebelumnya, jika berdoa, didalam hati masing-masing alias tidak diucapkan secara bersama. Tapi, disini malah mirror dari sekolah gue. Mereka berdoa bersama dengan diucapkan. Begitu pula dengan mengucapkan salam, sebagaimana lazimnya, tetap diucapkan. Sekolah gue juga dulu gitu. Setelah selesai disiapkan(berdoa dan memberi salam), Try Out pun langsung disegerakan untuk dimulai.
            Try Out pagi ini dimulai dari pukul 07.30 WIB. Sewaktu gue membagikan Lembar Jawaban Komputer atau biasa disebut LJK dan lembar soal, gue masih melihat ada sementara siswa yang belum datang. Pada awalnya gue mengira mereka tidak masuk, ternyata seperti lazimnya Masyarakat Indonesia, lagi-lagi jam Indonesia memuai. Mau sampai kapan hal ini terus terjadi ? Tapi setelah gue telaah lebih lanjut, mungkin karena rumahnya ada yang jauh dengan sekolah, atau mungkin juga karena kemacetan di Ibu Kota. Sudahlah, moreover tidak begitu penting untuk diperbincangkan disini. Tidak lama kemudian, siswa yang belum datang tadi pun datang juga akhirnya. Dan dia pun langsung dengan respect meminta soal dan LJK.
            Lazimnya pengawas yang lain, gue pun mengawasi mereka dengan penuh perhatian. Supaya kelihatan seperti pengawas sebagaimana lazimnya, gue pun mengisi berita acara dan mengabsen mereka one by one. Setelah selesai gue mengisi berita acara dan mengabsen mereka, gue pun melanjutkan untuk mengawasi mereka. Gue berkeliling di kelas XII IPS 2 sambil mengawasi mereka. Berkeliling disetiap baris di kelas ini. Gue pun mengambil kesempatan untuk mengambil photo di bagian belakang kelas mereka disaat mereka sedang melaksanakan Try Out.


Mereka terlihat antusias dalam mengerjakan Try Out Ujian Nasional mata pelajaran Matematika ini.
            Seiring berjalannya waktu, seketika ada seorang dari mereka menanyakan soal ke gue.
“Ka, ini jawabannya kok tidak ada ?”
“Masa sih ? Coba liat, nomor berapa ?”
“...”
“Pasti ada kok, coba cari lagi”
“Iya ka..”
Setelah gue melihat ada laporan bahwa ada satu soal yang tidak ada jawabannya di  option, gue pun langsung gercep untuk mencoba mengoreksi. Apakah benar ataukah tidak apa yang dia bilang. Setelah gue coba koreksi, ternyata ada jawabannya, dan memang seperti hipotesa gue, dia ada yang lupa dalam perhitungan atau pun something di matematikanya.  Kebetulan soal yang dia tanyakan adalah Program Linear, salah satu materi bab di Matematika kelas XII. Gue pun menghampiri dia dan memberi tahu dia bahwa soal yang ditanyakan tadi ada jawabannya di option. Ia pun mengiyakan dan lebih berusaha untuk teliti dalam mengerjakannya.
            Tidak terasa waktu pun berdetak begitu cepatnya. Waktu untuk mengerjakan Try Out Matematika pun berakhir. Dan gue pun mengambil dan mengumpulkan kembali LJK mereka serta menata dengan rapih. Oia gue hampir melupakan satu ini, sewaktu gue mengawas mereka, diakhir-akhir waktu selesai, salah satu dari mereka ada yang menanyakan ke gue gini, “kak kuliah dimana ?”(dengan tampang kelas XII yang lazim), gue pun menjawab, “di Rawamangun”. Tanpa gue jelasin lebih detail ternyata dia sudah peka. Syukurlah. “Jurusan apa kak ?”. Gubrak ditanya lagi gue. “Teknik Elektro de”. Yang menanyakan pun gue lihat seperti orang kebingungan setelah mengetahuinya. Akhirnya setelah semuanya sudah beres pun, gue meninggalkan kelas tersebut dan menuju ke tempat panitia.
Gue pun beristirahat sejenak di ruang panitia. Dan melanjutkan untuk mengawas di kelas selanjutnya, yaitu kelas XII IPA 2.
            Sama seperti sebelumnya, sewaktu di kelas XII IPS 2, gue pun langsugn memasuki kelas XII IPA 2 dan menyegerakan untuk memulai Try Out. Tidak seperti kelas sebelumnya, sejujurnya di kelas kali ini gue merasakan ada hawa-hawa hangat disini. Walaupun sudah ada Air Conditioner didalam kelas ini, tetap saja masih panas. Gue kira hanya gue yang merasakan hal ini, ternyata siswa-siswi kelas XII IPA 2 pun juga ikut merasakan apa yang gue rasakan. Seperti inilah situasi kelas ini.





Tetapi setelah gue telaah lebih lanjut, biarkan sajalah seiring berjalannya waktu. Sewaktu gue mengawas di kelas ini, gue mendapatkan suatu moment yang lazim dan sebenarnya tidak layak seperti ini.


Lazimnya anak putih abu-abu lainnya, mungkin karna ini adalah TO mereka yang pertama kali, jadi maybe mereka belum mempelajari semua pelajaran atau materi UN itu sendiri. Saran dari gue, untuk para readers gue yang putih abu-abu seperti mereka, sebaikanya kalian sebelum ujian maupun Try Out, belajarlah jauh-jauh hari sebelumnya, agar kelak bisa menyelesaikan soal dengan baik dan benar. Karena, kemajuan suatu bangsa itu tergantu dari kaum muda-mudi di negara tersebut. (jujur gue tidak mengetahui apa sebelumnya ada yang mengatakan seperti itu atau tidak, atau mungkin teori gue sendiri hhe J ).
Mengawas di kelas XII IPA 2 pun selesai seiring berjalannya waktu yang begitu tidak terasa. Mengawas tuk hari kamis pun selesai.
Di hari Jum’at pun gue kembali mengawas di sekolah yang sama, MAN 8 Jakarta. Hari ini kelas yang menjadi kelas pertama untuk gue awasi Try Out adalah kelas XII IPS 3. Sama seperti sebelumnya dan sebagaimana biasanya. Gue pun langsung memasuki kelas tersebut. Tidak seperti kelas sebelumnya, XII IPA 2, di kelas ini alhamdulillah tidaknya panas dan cukup lega. Bisa dilihat seperti gambar berikut




Sewaktu gue mengawas di kelas ini, yaitu lagi mata pelajaran Bahasa Inggris. Kita tahu kalau Ujian Nasional Bahasa Inggris untuk tingkat SLTA ada listening. Ada suatu hal unik gue temukan di kelas ini, entah ini unik atau memang sudah lazim, tapi menurut gue ini unik, yuk kita lihat sekilas video berikut..
video

Bisa kita lihat, dia malah sleep beauty disaat audio listening sedang diputarkan. Gue sedikit kasihan dengan dia, apa karena semalam dia belajar keras untuk mempersiapkan Try Out kali ini, atau malamnya dia menonton acara bola di TV. Gue pun membangunkan sleep beauty dia. Dan dia pun tidak menyadari jika saat dia tidur tadi, gue rekam. Sungguh ini contoh pengawas yang tidak patut untuk dicontoh.
            Tidak lama kemudian waktu pun berakhir. Dan sebagaimana biasanya, gue mengumpulkan LJK mereka one by one dan menuju tempat panita. Beristirahat sejenak sangat gue rasakan, karena memang cukup lumayan terasa menunggu dan mengawasi 2 jam full hhe. Lanjutlah gue tuk mengawasi kelas terakhirm XII IPA 1.
            Di kelas XII IPA 1 ini letaknya tepat satu garis lurus dengan kelas XII IPA 2. Dan seperti yang udah gue ceritakan sebelumnya, kelas XII IPA 2 suasananya seperti itu, dan otomatis kelas ini pun ikut seperti kelas XII IPA 2. Panas dan kurangnya O2 didalam ruangan ini. Bisa kita lihat keadaan kelas ini


Bisa dilihat sendiri, posisi duduknya pun begitu padatnya. Tapi gue memaklumi karena kelas ini bukanlah kelas mereka yang sebenarnya.
            Sama seperti sewaktu di kelas XII IPS 2, di kelas ini juga ada menanyakan hal yang sama ke gue. Dan gue pun menjawab dengan hal yang sama seperti sebelumnya. Namun, di kelas ini ternyata ada yang menanyakan gue lulusan darimana. Gubrak!!! Gue jawab aja dengan memberi mereka teka-teki diujung waktu Try Out berakhir. Dan mereka mengetahui sekolah gue sebelumnya, yaitu MAN 9 Jakarta. Waktu pun selesai dan saatnya gue mengumpulkan LJK mereka dan menuju ruang panitia.
            Setelah semua beres, baik itu soal maupun LJK, gue pun berbegas ke masjid bersama dengan pengawas lainnya untuk melaksanakan ibadah Jum’at. Setelah itu gue bersama dengan yang lainnya pun pulang.
            Dari sini gue bisa mengambil pelajaran, bahwasanya, mengawas dan menunggu tuk beberapa jam tidaklah seperti yang gue bayangkan. Tidak semudah yang gue perkirakan. Memang ada waktu dimana jenuh disaat menunggu. Tapi untungnya tidak begitu lama sekali. Dan gue juga punya saran yang bagus buat para readers gue, khususnya kalangan putih abu-abu. Sebelum kalian ingin mengikuti suatu ujian ataupun Try Out, belajar lah dari jauh-jauh hari untuk mempersiakannya. Tapi ingat, lagi-lagi seperti biasa, belajar lah dengan metode yang baik dan benar. Yang mempelajari konsep dengan benar. Kenapa harus konsep, gue mencoba tuk mengarahkan kalian ke zenius.net. Karena jika kalian belajar tidak menguasai konsep, maka jika soalnya dirubah sedikit aja, pasti bingung. Dan lagi gue bilang, jangan pernah untuk menghapal soal, cara, rumus, dan kata-kata dari soal tersebut. Karena menguasai konsep akan jauh lebih enjoy kebanding melakukan cara menghapal. Kalo ada waktu lagi, gue akan sedikit bahas mengenai enaknya belajar dengan konsep.

Sudah sekian dulu ya, sejujurnya ini tulisan tidaklah sedetail dengan apa yang gue rasakan, karena akan memakan banyak halaman, ini aja udah 13 halaman di Ms.Word. Okay my reader, bye and don’t be bored to visit my blog again hhe J.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Follow Me on Twitter